Minggu, 12 Mei 2013

PRE PERCOBAAN HARI TERAMPIL PUSKESMAS LINDU


4 Mei 2013
Hari terampil adalah program indoor pencerah nusantara Lindu untuk meningkatkan kapasitas staf puskesmas Lindu. Dalam program ini kami tidak bertindak sebagai guru yang mengajarkan muridnya, tetapi lebih sebagai teman sejawat yang berbagi pengetahuan. kegiatan ini narasumber bukan hanya dari tim Pencerah Nusantara Lindu, namun narasumber juga berasal dari bidan, perawat, dan staf puskesmas yang sudah atau baru saja mendapatkan pelatihan dari dinas kesehatan, BKKBN, atau  NGO lainnya.  Dengan kegiatan ini diharapkan ada take and give dari setiap komponen puskesmas untuk meningkatkan pelayanan puskesmas Lindu
sharing ilmu bersama perawat dan bidan puskesmas Lindu

Dalam minilokakarya Lintas program kegiatan ini sudah di setujui oleh Pak Arwin selaku Penanggung Jawab Puskesmas Lindu, dan seluruh staf puskesmas untuk melakukan hari terampil setiap hari jumat di minggu kedua setiap bulannya. Kegiatan ini akan dilakukan bulan juni dengan materi  kegawat daruratan untuk meningkatkan kapasitas staf puskesmas menangani pasien gawat darurat, lebih lanjut lagi kami akan mengadakan pelatihan ilmu komputer untuk meningkatkan kapasitas staf puskesmas untuk memudahkan mereka untuk membuat pelaporan setiap bulannya, dan pelatihan imunisasi dari perawat marice yang baru mendapat pelatihan imunisasi akhir april lalu.


Dan hari itu setelah merujuk pasien serangan asma dan decompensatio cordis, saya mendadak memberikan hari terampil untuk 3 Perawat Puskesmas Lindu. Awalnya saya sudah berjanji pada seorang bidan pengabdi bernama hasna untuk mengajarkan tentang tatalaksana terapi pasien, karena hasna yang notabene bidan baru tamat pendidikan D3 kebidanan dan baru mengabdi sejak 2 bulan lalu  akan ditempatkan di kanawu bawah dan lembosa sebagai bidan desa. Kami menyambut baik keinginan pak arwin ini, mengingat di 4 dusun sulit diseberang ini hanya ada 1 perawat dan akan sangat sulit memantau 4 dusun ini karena jaraknya berjauhan dan medannya sulit. Untuk itu saya menepati janji saya pada hasna untuk berbagi ilmu, mendengar hal ini 2 perawat lain, yanti dan selvi ikut nimbrung karena mereka merasa perlu untuk meng-update ilmu. Jadilah hari itu pra percobaan hari terampil. :)





ayo semangat perawat selvi:)

bidan hasna serius banget belajarnya

obat-obatan dipuskesmas dijadikan alat peraga :)


hari terampil dadakan :)


Au revoir,
dr. Darsuna Mardhiah
Pencerah Nusantara Batch I

Tidak ada komentar:

Posting Komentar